APBD Banggai Laut Diduga Bocor, Puluhan Miliar Dana Daerah “Menguap” Tanpa Jejak! - HARIAN DETIK NEWS

Selasa, 22 Juli 2025

APBD Banggai Laut Diduga Bocor, Puluhan Miliar Dana Daerah “Menguap” Tanpa Jejak!


 

Hariandetik-news.com | Banggai Laut,

Laporan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas realisasi APBD Kabupaten Banggai Laut Tahun Anggaran 2024 memunculkan kejanggalan mencolok yang bikin geleng kepala. Temuan puluhan miliar rupiah yang diduga “menguap” tanpa kejelasan membuka borok pengelolaan keuangan daerah yang patut dicurigai sarat manipulasi.

Bagaimana tidak, laporan resmi realisasi APBD yang dirilis Pemkab Banggai Laut hingga Desember 2024 mencatat sejumlah pos anggaran dengan sisa dana fantastis. Di antaranya, Pendapatan Daerah menyisakan Rp 85,39 miliar, Belanja Operasi Rp 56,94 miliar, Belanja Modal Rp 10,92 miliar, serta Belanja Tidak Terduga Rp 144 juta. Ironisnya, Belanja Transfer justru minus Rp 10,82 miliar, mengindikasikan pengeluaran yang melampaui pagu anggaran.

Namun, pernyataan Ketua DPRD Banggai Laut, Patwan Kuba SH, MH justru menciptakan kegaduhan baru. Ia menyebut temuan BPK hanya sekitar Rp 30 miliar. Pernyataan tersebut seolah menutup mata atas ketimpangan dan sisa anggaran yang mencapai ratusan miliar.

Kesenjangan angka yang mencolok ini menimbulkan tanda tanya besar:

Apakah ada perbedaan persepsi antara sisa anggaran dan temuan BPK?

Ataukah memang ada “penghilangan jejak” yang sengaja dilakukan dalam pelaporan keuangan?

Situasi ini bukan sekadar kesalahan teknis akuntansi, melainkan persoalan serius yang menyangkut integritas dan kredibilitas pengelolaan keuangan publik. Jika tidak segera dijawab secara transparan, maka yang muncul hanyalah kecurigaan dan hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.

Masyarakat berhak tahu ke mana larinya uang rakyat yang seharusnya digunakan untuk pembangunan dan pelayanan publik. Oleh karena itu, desakan publik agar Pemkab Banggai Laut, DPRD, dan BPK segera membuka tabir permainan anggaran ini menjadi sangat mendesak.

Jangan biarkan puluhan miliar rupiah “menguap” tanpa pertanggungjawaban. Penjelasan terbuka dan audit ulang menyeluruh harus segera dilakukan demi menegakkan prinsip transparansi dan akuntabilitas.**


Redaksi – Publisher

Comments


EmoticonEmoticon

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done